Seputar Al-Qur`an


A. Definisi Al-Qur`an.

Secara etimologi bermakna bacaan.

Secara terminology bermakna firman Allah Ta’ala berbahasa Arab, yang diturunkan kepada Rasul-Nya Muhammad shallallahu alaihi wasallam, yang dimulai dengan surah Al-Fatihah dan diakhiri dengan surah An-Naas.

Hal ini terdapat dalam beberapa ayat dalam Al-Qur`an, di antaranya dalam surah Al-Insan ayat 23 dan surah Yusuf ayat 2.

Allah Ta’ala telah memberikan penjagaan terhadapnya dari segala sesuatu yang bisa merusaknya, dan juga menyifatinya dengan sifat-sifat yang agung lagi mulia. Hal ini dijelaskan dalam beberapa ayat dalam Al-Qur`an, di antaranya dalam surah Al-Hijr ayat 9, surah Qaf ayat 2, dan surah Al-Waqiah ayat 77.

B. Awal Turunnya Al-Qur`an.

Awal turunnya pada lailatul qadr di bulan Ramadhan, dan ketika Nabi shallallahu alaihi wasallam sudah berumur 40 tahun. Hal ini disebutkan di antaranya dalam surah Al-Qadr ayat 1 dan di awal-awal surah Ad-Dukhan.

C. Ayat Yang Pertama Turun.

Ayat yang pertama turun adalah 5 ayat pertama dari surah Al-Alaq. (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiallahu anha)

Setelah itu terjadi masa vakum dimana wahyu tidak turun selama beberapa lama. Namun setelah itu, wahyu kembali turun dan dimulai dengan 5 ayat pertama dari surah Al-Muddatstsir. (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Jabir radhiallahu anhuma)

D. Metode Turunnya Al-Qur`an.

Al-Qur`an turun dengan dua metode:

1. Ibtida`i (tanpa sebab).

Ini adalah kebanyakan ayat Al-Qur`an, dan di antara contohnya adalah firman Allah Ta’ala dalam surah At-Taubah ayat 75.

2. Sababi (dengan sebab)

Yaitu ayat atau surah yang turun dengan didahului oleh sababun nuzul. Sebab nuzul itu sendiri ada beberapa bentuk:

a. Jawaban dari pertanyaan para sahabat.

Contoh: Al-Baqarah ayat 189 dan semacamnya.

b. Kejadian kontemporer yang butuh penjelasan.

Contoh: At-Taubah ayat 65.

c. Amalan yang butuh diketahui hukumnya.

Contoh: Ayat zhihar pada surah Al-Mujadilah ayat 1

E. Manfaat Mengetahui Sababun Nuzul:

1. Penegasan bahwa Al-Qur`an turun dari Allah.

2. Menunjukkan besarnya perhatian dan pembelaan Allah kepada Nabi-Nya.

3. Menunjukkan besarnya perhatian Allah kepada para hamba-Nya.

4. Memahami ayat dengan pemahaman yang benar.

F. Pembagian Surah Al-Qur`an Berdasarkan Waktu Turunnya.

Al-Qur`an turun sedikit demi sedikit selama 13 tahun, dimana kebanyakan ayat tersebut turunnya di Makkah. Karenanya dari sudut tinjauan waktu turunnya, para ulama mengklasifikasikan ayat-ayat Al-Qur`an menjadi 2 jenis:

1. Makkiah (periode Makkah).

Yaitu surah yang turun sebelum hijrah.

2. Madaniah (periode Madinah).

Yaitu surah yang turun setelah hijrah.

G. Beberapa Perbedaan Antara Surah Makkiah Dengan Madaniah.

1. Mayoritas ayat Makkiah sangat kuat metodenya dan cara penyampaianya sangat tegas. Sementara mayoritas ayat Madaniah agak lembut metodenya dan cara penyampaianya lebih ringan.

2. Mayoritas ayat Makkiah pendek dan berisi argument yang tegas dalam perdebatan. Sementara mayoritas ayat Madaniah panjang dan berisi hukum-hukum ibadah yang dibawakan begitu saja tanpa ada perdebatan.

3. Kandungan ayat Makkiah mayoritas dalam masalah tauhid, sementara ayat Madaniah mayoritasnya berisi rincian ibadah dan muamalah.

H. Manfaat Mengetahui Pembagian Surah di Atas.

 

Mengetahui bahwa ada surah yang sifatnya Makkiah dan sebagian lainnya Madaniah mempunyai beberapa manfaat, yaitu:

1. Mengetahui ketinggian balaghah Al-Qur`an, dimana Al-Qur`an berbicara kepada suatu kaum sesuai dengan keadaan mereka.

2. Mengetahui kedalaman hikmah Allah dalam syariat-Nya, tatkala Al-Qur`an ini diturunkan secara bertahap, berdasarkan urutan yang terpenting dan disesuaikan dengan keadaan kaum yang Al-Qur`an diturunkan kepada mereka, dari sisi kesiapan dan kesanggupan mereka menjalankan syariat.

3. Pendidikan bagi setiap dai agar mengikuti metode Al-Qur`an dalam berdakwah.

4. Bermanfaat dalam masalah nasikh dan mansukh.

Demikian beberapa permasalahan seputar Al-Qur`an Al-Karim, wallahu A’lam bishshawab.

Sumber: http://al-atsariyyah.com/seputar-al-quran.html

Tentang .

Menyebarluaskan ilmu agama sesuai dengan pemahaman salafy, semoga menjadi berkah di dunia dan akhirat...
Pos ini dipublikasikan di Aqidah dan Manhaj. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s