Shalat Gerhana di Rumah


Bolehkah wanita shalat gerhana (shalat kusuf) sendirian di rumahnya? Apa yang lebih utama baginya?

Jawab:

Fadhilatusy Syaikh Ibnu Utsaimin menjawab, “Tidak apa-apa wanita shalat kusuf di rumahnya karena perintah dalam hal ini bersifat umum. Rasulullah menyatakan,

فَصَلُّوا وَادْعُوا حَتَّى يَنْكَشِفَ مَا بِكُمْ

“Shalatlah kalian dan berdoalah sampai tersingkap/hilang apa yang menimpa kalian.”[1]

Namun, kalau si wanita keluar ke masjid sebagaimana yang dilakukan oleh para wanita dari kalangan sahabat[2] dan ikut shalat bersama orang-orang, tentu ini adalah kebaikan. (Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin, 16/310)

Catatan Kaki:

[1] Gerhana bulan atau matahari berakhir dengan bulan kembali bercahaya dan matahari kembali bersinar.

[2] Seperti yang dilakukan oleh Aisyah dan Asma binti Abi Bakr dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari dan Muslim.

[3] Catatan kaki seluruhnya dari penerjemah. HR. al-Bukhari no. 5996 dan Muslim no. 1212.

Sumber: http://asysyariah.com/shalat-gerhana-di-rumah.html

Tentang .

Menyebarluaskan ilmu agama sesuai dengan pemahaman salafy, semoga menjadi berkah di dunia dan akhirat...
Pos ini dipublikasikan di Fiqih & Fatwa. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s